Ada banyak cara untuk menentukan ukuran sampel. Tapi saya
posting yang saya pahami saja ya. hehehe.
Setidaknya, untuk PSP tahun 2015 ini, kita sudah menggunakan pengukuran sampel berdasarkan
parameter statistiknya. Kalau ada yang sudah bereksplorasi dan tahu teknik
hitungan lain, mohon ajarkan saya, dan monggo share disini.
1. Tabel Krejcie
Ini paling simple. Tinggal lihat berapa jumlah populasi
kita, dan kemudian lihat nilai S (sampel), itulah besaran sampel yang representative
terhadap populasi penelitian kita.
gunakan tabel confidence (indeks kepercayaan) 95%, karena di dalam psikologi, kita menggunakan taraf signifikansi alpha 0,05 (α = 5%)
![]() |
| Tabel Krejcie dan Morgan |
Sebenarnya tabel ini tidak muncul begitu saja. Ada rumusnya, yaitu sebagai berikut.
So, terserah temans, apakah mau menghitungnya sendiri, atau tinggal ngintip tabelnya aja? Hehe.
2. Rumus Slovin
Rumus Slovin juga umum digunakan, karena relative mudah
dihitung. Rumus Slovin inilah yang digunakan dalam quick count pemilu atau
pilpres.
diketahui populasi penelitian adalah 45.250 orang.
dan koefisien alpha yang digunakan adalah 0,01 (α = 1%)
maka, jumlah sampel yang representatif adalah 8.191 sampel.
cara hitungnya sbb:
***
Teknik Hitung Sampel vs Teknik Sampling
metode-metode tersebut adalah hanya untuk menghitung besaran sampel yang dianggap mampu mewakili populasi. dan, setelah kita mendapatkan besaran sampel tersebut, lalu kita tentukan teknik samplingnya, sesuai yang kita inginkan, dan sesuai dengan karakteristik penelitian kita.
sebagai contoh, pelajari kasus dibawah ini:
Jika dari populasi berukuran N = 1000, dan α = 5%
diketahui bahwa 25% Pendidikan SLTA, 15% diploma, 40% S1,
dan 20% pascasarjana.
Maka, menentukan besaran sampel adalah sebagai berikut.
1. Hitung Jumlah Sampel
gunakan rumus Slovin untuk menghitung sampel representative
bagi 1000 populasi. Yaitu,
Jadi, jumlah sampel yang representative untuk populasi
berjumlah 1.000 adalah 286 sampel.
2. Tentukan Teknik Sampling
kemudian, berdasarkan data stratifikasi tingkat pendidikan tersebut,
kita menghitung jumlah sampel untuk masing-masing strata. Hal ini disebut
dengan teknik sampling Proportional Stratified Random Sampling. Dengan teknik
ini, setiap strata akan terwakili sesuai proporsinya.
Caranya adalah sebagai berikut:
jadi, bedakan antara menghitung besaran sampel, dengan teknik sampling. untuk mengetahui jenis-jenis teknik sampling, silakan lihat postingan saya di sini
terima kasih, semoga bermanfaat.
salam...



.png)
